ITS Uji Coba Drone Pengantar Kebutuhan Medis untuk Pulau Terpencil di Jatim

Aan Haryono
Dron logistik karya ITS-DUDI akan membantu warga dikepulauan untuk bisa menerima bantuan obat-obatan. (istimewa).

Tri menjelaskan, STP Kluster Inovasi Kemaritiman ITS dalam hal ini bertugas untuk mendesain sistem pengoperasian logistik melalui transportasi laut. Dalam uji coba tersebut, lanjutnya, sistem yang telah dirancang terbukti berhasil mengatasi pengoperasian multiple drone yang melakukan aktivitas bolak balik dari kapal.

Untuk kemampuannya Tri mengatakan bahwa drone logistik medis ini dapat terbang dengan kecepatan 70-100 kilometer per jam. Sementara itu, drone ini memiliki jarak terbang sampai 50 kilometer sekaligus membawa beban dengan berat maksimum 2 kilogram. 

"Total kita menargetkan akan dapat membawa logistik seberat 10 kilogram dengan lima drone," katanya. 

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

TNI AL Dalami Temuan Drone Laut Asing di Selat Lombok

57 tahun lalu

Polda DIY Kerahkan 21 Drone Pantau Arus Mudik Lebaran selama Operasi Ketupat Progo

57 tahun lalu

Kepala BNPB Pantau Banjir dan Longsor di Sumut, 2 Pesawat Dikerahkan Evakuasi Warga

57 tahun lalu

Pesawat Jatuh di Karawang Belum Bisa Dievakuasi Hari Ini

57 tahun lalu

Bangkai Pesawat Jatuh di Karawang Akan Dievakuasi Besok

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal