Istri Anggota Pomau Surabaya yang Nyinyir soal Penusukan Wiranto Tidak Ditahan, Polisi Cari Jejak Digital

Rahmat Ilyasan
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera. (Foto: Dok.iNews.id)

SURABAYA, iNews.id - Penyidik Polda Jatim bekerja sama dengan Polres Sidoarjo masih menyelidiki kasus postingan negatif yang dilakukan FS, istri anggota Pomau Lanud Muljono Surabaya terkait peristiwa penusukan Menko Polhukam Wiranto.

Saat ini, polisi mencari bukti postingan atau jejak digital yang telah dihapus FS dari akun Facebook-nya. Polisi juga tidak menahan FS selama pemeriksaan karena tidak melarikan diri dan dijamin oleh pihak TNI AU.

“Saat ini, Polda Jatim bekerja sama dengan Polres Sidoarjo masih mencari bukti formil jejak digital postingan FS yang diduga menyebarkan opini negatif dan konten tidak sopan di medsosnya terkait peristiwa penusukan terhadap Menko Polhukam Wiranto beberapa hari lalu,” kata Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera di Mapolda Jatim, Minggu (13/10/2019).

Barung mengatakan, postingan tersebut telah dihapus dari akun Facebook FS. Selama diperiksa, FS juga tidak ditahan karenakan tidak melarikan diri serta tidak mengulangi perbuatannya dan dijamin oleh pihak TNI AU. “Kita sudah sita akunnya, jejak digital tak akan terhapus,” katanya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Penerangan TNI AU, Marsma Fajar Adriyanto mengatakan, FS, istri dari Peltu YNS anggota Satpomau Lanud Muljono Surabaya telah menyebarkan opini negatif terhadap pemerintah dan simbol negara dengan mengunggah komentar yang mengandung fitnah, tidak sopan, dan penuh kebencian kepada Menko Polhukam Wiranto yang terluka karena serangan senjata tajam di media sosial Facebook.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jambret iPhone WNA Jerman di Kota Lama Surabaya, Kedua Kaki Pemuda Ini Ditembak

57 tahun lalu

Kecelakaan Mobil Rombongan Pengantin di Tol Jombang-Mojokerto, 10 Penumpang Luka

57 tahun lalu

Tradisi Toron Idul Adha, Ribuan Warga Madura Padati Jembatan Suramadu Surabaya

57 tahun lalu

Ayah Tiri Perkosa 2 Anak Kembar Sekaligus di Surabaya, Salah Satu Korban Hamil

57 tahun lalu

WNA India Ditemukan Tewas di Ruang Detensi Imigrasi Surabaya jelang Deportasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal