Ini Kronologi Teror Penembakan Mobil Pejabat Pemkot Surabaya

Ihya Ulumuddin
Antara
Nursyafii
Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Rudi Setiawan saat menunjukkan lubang akibat tembakan peluru. (Foto: iNews/Nur Syafei)

Sekitar pukul 17.00 WIB, korban melaporkan peristiwa tersebut ke aparat berwajib. Polisi langsung menindaklanjuti dan mengidentifikasi pelaku berdasarkan keterangan saksi-saksi di sekitar tempat kejadian perkara (TKP). Polisi kemudian melakukan pengejaran dan mencium keberadaan pelaku di wilayah Sidoarjo.

Rabu malam sekitar pukul 21.00 WIB, polisi mengejar terduga pelaku yang masih mengendarai mobil yang sama saat melakukan teror penembakan. Terjadi aksi kejar-kejaran dengan mobil aparat, hingga RM terpojok dan ditangkap di Bundaran Waru, Sidoarjo, Jawa Timur.

Selain menangkap RM, polisi juga mengamankan senjata yang digunakan terduga pelaku sebagai barang bukti. Yaitu airgun merek Bulmaster Hatsan jenis laras panjang, dengan peluru timah kaliber 4,5 milimeter, yang saat ini masih diselidiki untuk mengetahui lebih detail jenisnya di Laboratorium Forensik Polri Cabang Surabaya.

"Senjata ini daya dorongnya menggunakan gas. Tabung gasnya juga telah kami temukan di dalam mobil terduga pelaku," kata Rudi.

Mantan Kepala Direktur Kriminal Khusus Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan (Sumsel) ini mengatakan, masih membutuhkan alat bukti lain yang lebih menguatkan sebelum menetapkan terduga pelaku sebagai tersangka.

"Masih ada beberapa saksi yang belum kami mintai keterangan, termasuk saksi korban yang telah kami jadwalkan pemeriksaan hari ini. Kami juga masih mendalami motif dari penembakan ini," katanya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Candaan Berujung Maut, Mahasiswa Tewas Ditembak Petani di Sumba Barat Daya NTT

57 tahun lalu

Tradisi Toron Idul Adha, Ribuan Warga Madura Padati Jembatan Suramadu Surabaya

57 tahun lalu

Takut Diburu Polisi, Pelaku Penembakan ASN di Metro Lampung Serahkan Diri ke Polisi

57 tahun lalu

Kronologi Prajurit TNI Tewas Ditembak Sesama Prajurit di Palembang, Berawal dari Cekcok

57 tahun lalu

Prajurit TNI Tewas Ditembak Sesama Prajurit di Palembang, Ini Kata Kapendam Sriwijaya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal