Kepala Dusun Plalangan, Handoso mengatakan, laporan awal datang dari warga yang menemukan kerangka manusia di area perbukitan. Setelah dicek, korban ternyata merupakan warga setempat.
"Ada warga menemukan mayat lapor sama saya lalu diteruskan ke polisi. Ternyata korban warga saya, katanya cerai sama istri lalu sempat dicari keluarganya," ujarnya, Kamis (11/6/2026).
Saat ditemukan, kondisi jasad korban sudah tinggal tulang belulang dan tengkorak. Sementara pakaian berupa baju, celana, dan sarung ditemukan terpisah sekitar 2 meter dari kerangka.
Jasad korban kemudian dievakuasi dari atas bukit. Selanjutnya, jenazah dibawa ke Puskesmas Mayang untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Kapolsek Mayang AKP Dian Eko Trimuryono mengatakan, korban memang sempat dilaporkan hilang beberapa waktu sebelumnya. Korban dikenali dari sejumlah ciri, termasuk pakaian yang ditemukan di sekitar lokasi.