4. رَاَيۡتُ = Pada kata ini, huruf Ra dibaca tafkhim atau tebal karena berharakat fathah. Sementara huruf Lin (layyin) karena ada Ya mati setelah fathah.
5. عَشَرَ = Hukum tajwid kata tersebut yakni huruf Ra dibaca tafkhim atau tebal karena berharakat fathah.
6. كَوۡكَبًا وَّالشَّمۡسَ = Mad Layyin, sebab huruf Wawu mati setelah fathah. Ada juga Idgham Bighunnah, sebab tanwin fathah menghadapi huruf Wawu, cara bacanya adalah dengan didengungkan. Selain itu, ada juga Alif Lam Syamsiyah karena alif lam menghadapi huruf syin, tandanya ada tasydid. Cara membacanya adalah huruf Lam diidghamkan (dimasukkan) ke dalam huruf yang ada di depannya sehingga bunyi huruf Lam tidak tampak.
7. الشَّمۡسَ = Izhar Syafawi, sebab ada huruf Mim mati menghadapi huruf Sin. Cara membacanya adalah Mim mati dibaca jelas dan tidak dengung.
8. وَالۡقَمَرَ = Alif Lam Qomariyah, sebab alif lam menghadapi huruf Qaf, tandanya ada sukun. Dalam kata ini, huruf Ra dibaca tebal atau tafkhim karena berharakat fathah.