Hewan Kurban Stres Pengaruhi Kualitas Daging, Akademisi UB Bagi Tips Atasi Sapi Kabur

Avirista Midaada
Fenomena sapi kabur kerap terjadi saat Idul Adha karena hewan kurban stres dilihat banyak orang. (Foto: iNews)

"Kalau darahnya tidak sempurna, sapi stresss pembuluh darahnya mengecil, darahnya menjadi lebih susah keluar, tertahan di area-area pinggiran, jadi memerlukan waktu lebih lama. Pengeluaran darahnya tidak sempurna, atau darahnya tidak keluar sebanyak kalau sapinya tidak stres," tuturnya.

Dari penelitian, kata dia, daging sapi yang stres akan terasa lebih alot dan keras. Hal ini biasanya terasa ketika daging dimasak steak, layaknya orang-orang di luar negeri sehingga mempengaruhi tingkat kemasakan daging.

"Biasanya di Indonesia tidak terlalu jadi perhatian konsumen, karena yang penting dagingnya itu. Secara umum bicara industri ya mereka sangat perhatian dengan kualitas daging sapi yang dipotong, kalau sapinya stres dagingnya akan lebih alot," katanya.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Penampakan Sambo, Sapi Kurban Presiden Prabowo di Musi Rawas Berbobot 1,2 Ton

57 tahun lalu

Sapi Terbesar di Jabar dari Bandung Barat Jadi Hewan Kurban Prabowo, Berbobot 1,3 Ton

57 tahun lalu

Baznas Salurkan 50 Ekor Kambing Kurban Dam Haji di Pemalang

57 tahun lalu

Hari Raya Iduladha 1447 H, Lorin Group Solo Sembelih 6 Sapi dan 4 Kambing

57 tahun lalu

Tukang Kelet Hewan Kurban di Salatiga Meninggal saat Bertugas, Diduga Serangan Jantung

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal