Heboh Kasus Pengusiran Pendakwah Haikal Hassan, Pemkot Malang Kumpulkan Tokoh Agama 

Avirista Midaada
Silaturahmi ulama dan umaro Kota Malang meredam isu SARA, Rabu (26/1/2022). (Foto: MPI/Avirista Midaada).

MALANG, iNews.id - Kasus pengusiranpendakwahHaikal Hassan (Babe Haikal) menyita perhatian Pemkot Malang. Siang tadi pemerintah kota mengumpulkan sejumlah tokoh agama, mengantisipasi peristiwa tersebut terulang. 

Beberapa tokoh tersebut antara lain Majelis Ulama Indonesia (MUI), Dewan Masjid Indonesia (DMI), perwakilan organisasi masyarakat (ormas), tokoh lintas agama, serta Forkopimda Malang. 

Wali Kota MalangSutiaji mengaku persoalan penolakan Haikal Hassan bisa menjadi pelajaran di kemudian hari. Dia meminta semua pihak untuk tak langsung melabeli seseorang melanggar atau tak sesuai, sebelum melakukan kroscek atau tabayyun. 

"Untuk menolak kehadiran ustad A, ditemukan kenapa ditolak karena ini. Seandainya tidak melakukan ini, ini gimana jawabannya nggak apa-apa, penanggungjawabnya siapa dipanggil. Saya tegaskan tabayyun dulu. Di sini boleh dengan norma-norma tidak boleh menyinggung yang lainnya," ujar Sutiaji, saat pertemuan di Ruang Sidang Balai Kota, Rabu (26/1/2022). 

Pascapertemuan dengan tokoh agama, Sutiaji mengakui bila ia mengumpulkan tokoh agama demi menjaga kondusivitas dari isu-isu SARA. Dia menyayangkan adanya isu-isu SARA yang berkembang pasca peristiwa pengusiran Haikal Hassan. 

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Bea Cukai Malang Gagalkan Peredaran 84.000 Batang Rokok Ilegal, 1 Orang Ditangkap

57 tahun lalu

Tilap Barang Rp7 Miliar, 5 Karyawan Nekat Bakar Gudang Pabrik Rokok di Malang

57 tahun lalu

Gudang Bahan Baku Rokok di Malang Terbakar, Diduga Korsleting Listrik

57 tahun lalu

Yai Mim Tersangka Pencemaran Nama Baik Meninggal Dunia di Polresta Malang

57 tahun lalu

5 Fakta Wanita di Malang Dinikahi Pria Jadi-Jadian, Nomor 3 Bikin Syok!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal