Heboh, Cahaya Misterius Muncul di Situs Peninggalan Mpu Sindok

Avirista Midaada
Petugas BPCB Jatim saat proses ekskavasi, Kamis (10/2/2022). (Foto: MPI/Avirista Midaada).

Pengakuan warga sekitar situs dan yang dialaminya sendiri memang ada cahaya misterius dari lokasi situs, yang ada di tengah perkebunan tebu warga.

“Nggak sengaja memang sering ke tempat-tempat peninggalan leluhur. Terus ini kok candi, kebetulan ada teman di purbakala saya laporkan,” katanya.

“Untuk ritual-ritual nepi-nepi ada salah satu warga di situ. Kalau dilihat dari posisi atas sana, seperti ada lampunya pas terang,” ujar pria berusia 64 tahun ini.

Menurutnya, cahaya misterius itu keluar dari situs di malam–malam tertentu yang dianggap keramat oleh masyarakat. Cahaya misterius layaknya lampu itu biasanya muncul di atas jam 21.00 WIB malam, namun tak diketahui apakah setelah kemunculan cahaya itu ada peristiwa yang berkaitan dengan warga sekitar.

“Malam tertentu malam keramat, kayak malam Jumat legi, malam Sabtu Kliwon, ini baru ada rencana nanti malam membuktikan masih ada nggak. Jam 9 malam (munculnya cahaya), (lihat cahayanya) dari atas sana, dari kampung timurnya masjid itu,” ujarnya.

Tetapi setiap kali cahaya itu muncul Suryadi menyebut tak ada ritual khusus yang dilakukan penduduk sekitar. Pasalnya warga pun sudah terbiasa dan dianggap cahaya itu tak mengganggu, sehingga terkesan biasa.

“(cahaya misterius terlihat) Ya dari jauh, kelihatan semua orang, nggak hanya oleh satu orang, tampaknya malam jam 9 malam. (ritual khusus setelah melihat cahaya) Nggak ada, sudah biasa nggak sesuatu yang heboh, jadi sering (terlihat),” ucapnya.
 
Kini dengan mulai dilakukan ekskavasi atau penggalian di Situs Srigading yang diidentifikasi dari peninggalan Mpu Sindok Era Kerajaan Mataram, bangunan candi yang runtuh harapannya bisa dipugar dan direkonstruksi ulang untuk peninggalan sejarah.

“Harapannya dipugar semua, ini untuk anak cucu, kan ini sejarah, ini abadi kalau dipugar, akhirnya menjadi arsip budaya menunjukkan bahwa leluhur kita dulu sudah termahsyur, sudah pintar, sudah canggih. Karena ini diperkirakan abad 10, berarti seribu tahun lalu masih ada bekas-bekasnya dulu, kan berarti luar biasa,” ujarnya.

Sebagai informasi Situs Srigading diidentikkan dengan peninggalan Kerajaan Mataram Kuno era Mpu Sindok. Dugaan kuatnya didasari pada isi Prasasti Linggasutan, yang ditemukan di Lowokjati, yang saat ini masuk dusun di Desa Baturetno, Kecamatan Singosari.

Pada prasasti itu disebutkan Rakryan Hujung yang menjadi penguasa daerah sekitar meminta kepada Mpu Sindok membebaskan pajak pembangunan bangunan suci pemujaan bathara di Walandit. Prasasti Linggasutan sendiri berangka tahun 929 Masehi, yang kini disimpan di Museum Nasional Indonesia dengan invetaris nomor D103.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Penampakan Lubang Misterius di Blitar, 5 Jam Diisi Air Semua Tertelan Tanpa Bekas

57 tahun lalu

Cerita Awal Kemunduran Kerajaan Kalingga hingga Munculnya Mataram Kuno

57 tahun lalu

Ngeri! Penampakan TKP Kecelakaan Kapolres Boyolali, Tiang Listrik sampai Masuk Mobil

57 tahun lalu

Kisah Hubungan Kekerabatan Penguasa Kerajaan Sunda Galuh dengan Sriwijaya-Majapahit

57 tahun lalu

Penampakan Kerusakan di Mako Brimob Surabaya usai Ledakan, Polisi Olah TKP

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal