Hendri menyebutkan, pencarian melibatkan Basarnas Surabaya dengan menggunakan kapal di perairan sekitar Pantai Batu Bengkung. Pencairan bakal difokuskan di lokasi sekitar Pantai Batu Bengkung dimana ketiga korban hilang, hingga radius lima mil.
"Sekitar lima mil (radius pencarian dari lokasi kejadian). Nanti disesuaikan dengan kapal yang sudah dibawa oleh tim dari Basarnas," ujar Hendri.
Kapolres mengatakan, peristiwa nahas itu dialami enam wisatawan saat foto selfie di Pantai Batu Bengkung pada Rabu (26/5/2021). Dari enam orang tersebut, dua orang telah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia yakni, Azizah (19) warga Nusa Tenggara Barat, mahasiswa Institut KH Abdul Chalim Pacet Mojokerto; dan Linda Revitalisasi Sari (26) warga Kranggan, Mojokerto.
"Satu orang lagi masih dalam tahap perawatan di Rumah Sakit Saiful Anwar atas nama Mbak Aprilia. Masih ada 3 orang lagi yang dalam pencarian," katanya.
Sebelumnya, enam wisatawan di Pantai Batu Bengkung, Desa Glagahrejo, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang hilang usai foto selfie, Rabu pagi 26 Mei 2021 sekitar pukul 06.30 WIB. Mereka nekat foto selfie menyeberangi bibir pantai menuju tumpukan batu karang untuk mencari spot foto matahari terbit.
Nahas saat akan kembali ke bibir pantai inilah keenam orang korban digulung ombak yang cukup kencang. Akibat keenamnya yang terdiri atas rombongan wisatawan mahasiswa Institut KH Abdul Chalim Mojokerto dan rombongan lainnya.