Harga Kedelai Melambung, Perajin Tempe dan Tahu di Mojokerto Mogok Produksi 

Sholahudin
Para perajin tempe dan tahu di Mojokerto menggelar aksi mogok produksi sebagai bentuk protes atas harga kedelai yang cukup tinggi, Rabu (30/12/2020). (Foto: iNews.id/Sholahudin)

"Namun kami meminta kebijaksanaan pemerintah, untuk tak menaikkan harga kedelai hingga 25 persen. Karena ini semakin memberatkan usaha kita," katanya. 

Perajin tempe asal Kota Mojokerto ini juga menambahkan, aksi mogok produksi ini merupakan tindak lanjut dari keluhan, usulan dan desakan para perajin tempe tahu anggota Gabungan Koperasi Produsen Tempe Tahu Indonesia (GAKOPTINDO) di seluruh Indonesia.

Salah satu perajin tempe asal Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto Paryono (50) mengatakan, selain menaikkan harga, dia juga sudah mengecilkan ukuran tahu dan tempe yang dijual. Namun, strategi tersebut juga belum mampu mengurangi biaya operasional yang dikeluarkan. 

"Ini hidup mati kami. Kami ini menjual tempe asli kedelai, tanpa ada campuran jagung atau singkong. Jika saat ini harga kedelai naik, otomatis menambah biaya produksi kita. Harapan kita harga kedelai turun lagi," katanya. 

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pemotor Asal Mojokerto Tewas di Pinggir Jalan Kulonprogo, Diduga Korban Kecelakaan

57 tahun lalu

Pria di Mojokerto Tega Aniaya Mertua dan Istri, 1 Tewas dan 1 Kritis

57 tahun lalu

Alvi Maulana Pemutilasi Pacar Divonis Penjara Seumur Hidup, Kuasa Hukum Ajukan Banding

57 tahun lalu

Alvi Maulana Pemutilasi Pacar Jadi 500 Bagian Divonis Penjara Seumur Hidup

57 tahun lalu

Viral Emak-Emak Pengemudi Mobil dan Pemotor Cekcok di Mojokerto, Berujung ke Ranah Hukum

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal