“Petani tidak mendapat untung, namun mereka ingin balik modal agar bisa segera menanam kembali,” katanya, Rabu (8/4/2020).
Jumantroro memprediksi, jika kondisi seperti ini terus berlangsung, petani akan beralih ke bisnis lainnya.
Sementara itu Kepala Bulog Divre Jember, Jamaludin mengaku akan membeli gabah petani dengan HPP yang ditetapkan pemerintah asalkan kualitasnya sesuai, Menurutnya, gabah tersebut juga nantinya bakal disalurkan kembali kepada masyarakat dalam bentuk beras premium atau medium.
“Sepanjang gabah itu sesuai standar, maka akan kami upayakan dapat menyerap,” katanya.
Untuk harga gabah kering giling dari Bulog berkisar Rp5.250. Syaratnya, kadar air maksimal 14 persen.