“Saya akan bekerja sama dengan ponpes untuk menyisipkan pola pikir entrepreneurship. Saya ingin santri tidak hanya kuat keilmuan (agamanya) tapi juga wirausaha. Santri bisa menciptakan lapangan kerja, jadi lokomatif pembangunan,” katanya.
Dalam kunjungannya, Sandi mengajak para relawan dan pendukung Prabowo-Sandi untuk menjaga ukhuwah islamiah dan tidak terprovokasi dengan aksi-aksi yang bisa memecah-belah bangsa.
Kunjungan Sandi mendapat pengawalan ketat dari aparat keamanan dan ribuan orang pendukungnya. Pengawalan itu diduga berkaitan dengan beberapa kunjungannya yang mendapat penghadangan oleh sekelompok masyarakat. Namun, Sandiaga Uno menanggapi dingin hal itu, bahkan menyebutnya sebagai penyambutan.
Sandiaga Uno mengawali kunjungannya ke Pondok Pesantren Al Imaratul Mustaqimah pimpinan Kiai Ali Hasan di Desa Bajulmati, Wongsorejo, Banyuwangi. Tidak banyak yang disampaikan Sandi karena dia diminta untuk tidak berkampanye.