Habiskan Uang Mertua Rp150 Juta, Guru PNS di Mojokerto Lapor Polisi Pura-Pura Dirampok

Sholahudin
Guru PNS Sri Wahyuliati Ningsih saat pura-pura syok akibat dirampok. (Foto: iNews.id/Sholahudin).

Sementara itu, Sri mengaku nekat membuat laporan palsu menjadi korban perampokan karena takut kepada mertua. Sebab, uang Rp150 juta merupakan titipan dari orang tuanya sejak tiga tahun lalu untuk didepositokan di bank. Namun uang itu habis dipakai mencukupi kebutuhan sehari-hari. 

"Saya bingung. Takut, sehingga membuat cerita palsu ini," katanya. 

Meski telah membuat laporan palsu, namun polisi tidak meneruskan proses hukumnya. Guru PNS tersebut telah mengakui kesalahannya dan bersedia meminta maaf ke polisi dan orang tuanya. 

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

2 Perampok Toko di Lumajang Ditangkap, Uang Hasil Kejahatan Dipakai Judi Online

57 tahun lalu

Cerita Nenek Tukang Parkir di Brebes Gagalkan Rampok Pecah Kaca Hendak Ambil Uang Rp3,6 Miliar

57 tahun lalu

Nenek Tukang Parkir di Brebes Gagalkan Rampok Pecah Kaca, Uang Rp3,6 Miliar Selamat

57 tahun lalu

Kronologi Perempuan di Cirebon Tewas Diduga Dibunuh Perampok, Perhiasan Emas Raib

57 tahun lalu

Calo Polisi dan PNS Tipu Korban Rp600 Juta di Sampang Ditangkap, Modus Punya Orang Dalam

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal