Rasa syukur yang sama juga ditunjukkan oleh Pondok Pesantren Al Aqobah di Kecamatan Ngoro, Jombang. Pengasuh dan para santri di Ponpes ini langsung menggelar sujud syukur, dilanjutkan dengan tahlil dan doa bersama.
KH Junaidi Hidayat, Pengasuh Ponpes Al Aqobah, menilai Gus Dur sebagai sosok santri yang gigih memperjuangkan hak-hak masyarakat sipil yang tertindas.
"Kami menilai Gus Dur merupakan sosok santri yang gencar memperjuangkan hak-hak masyarakat sipil yang tertindas," kata KH Junaidi.
Ia berharap, gelar Pahlawan Nasional ini dapat memotivasi para santri untuk mewarisi semangat perjuangan Gus Dur dalam membela kebenaran.
Sebelumnya Presiden Prabowo Subianto mengumumkan 10 nama pahlawan yang diberi gelar pahlawan nasional pada Senin (10/11/2025). Pengumuman itu tertuang dalam Keputusan Presiden nomor 116 TK tahun 2025 tentang Penganugerahan Gelar Nasional.
Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyebut, semua yang mendapat gelar Pahlawan Nasional telah memenuhi syarat.
Dia menjelaskan, proses asesmen terhadap gelar pahlawan nasional ini sudah dilakukan berjenjang sejak tingkat kabupaten/kota. Nama-nama ini diserahkan kepada Dewan Gelar dan dilaporkan ke Presiden.