Gus Ali Curigai Demo 22 Mei Rusuh Tak Terkait Pemilu, Polisi Diminta Tegas

Kastolani Marzuki
Pengasuh Pondok Pesantren Bumi Shalawat Sidoarjo Jawa Timur, KH Agus Ali Masyhuri. (Foto: istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Pengasuh Pondok Pesantren Bumi Shalawat Sidoarjo Jawa Timur, KH Agus Ali Masyhuri yang akrab disapa Gus Ali menilai kerusuhan yang terjadi dalam aksi massa 22 Mei di Bawaslu hingg Pasar Tanah Abang, Jakarta sebagai tindak kriminal dan kekerasan.

Karena itu, Gus Ali meminta polisi mengusut tuntas pelaku kekerasan tersebut. Menurut Gus Ali, aksi tersebut jangan-jangan tidak terkait dengan pemilu.

“Demo ke Bawaslu apa Tanah Abang? Kalau ke Tanah Abang ini tidak nyambung dengan Pemilu. Polisi harus memetakan itu,” kata Gus Ali, dalam keterangan tertulisnya, Rabu (22/5/2019). 

Sementara itu, Ketua PWNU Nusa Tenggara Barat (NTB) Masnun Tahir menilai aksi massa 22 Mei di sekitar kantor Bawaslu yang berakhir rusuh tidak dibenarkan dari sudut pandang ajaran Islam.

Sebab, Islam mengajarkan bil khihmah wal mauizatul khasanaha wal mujahadah khasanah untuk menyampaikan aspirasi dan suatu ajakan. “Polanya (demo dan kericuhan) di luar tradisi kita,” kata Masnun.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tangis Haru Iringi Pemakaman Jenazah Reno Korban Demo Rusuh Jakarta

57 tahun lalu

Jenazah Reno Korban Demo Rusuh Jakarta Dimakamkan di Surabaya, Ibunda Pingsan

57 tahun lalu

Komnas HAM Datangi Yalimo, Pantau Kondisi Masyarakat Pasca-Kerusuhan

57 tahun lalu

Sempat Disita Polisi, 39 Buku Milik Tersangka Kasus Demo Rusuh Dikembalikan 

57 tahun lalu

Pangdam Cenderawasih dan Kapolda Papua Kunjungi Yalimo, Cek Kondisi Terkini Usai Kerusuhan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal