Guru Ngaji di Ngawi Cabuli 8 Santriwati, Ini Modusnya

Asfi Manar
Guru ngaji pelaku pencabulan digelandang ke Mapolres Ngawi, Selasa (5/4/2022). (Foto: iNews.id/Asfi Manar).

NGAWI, iNews.id - Seorang guru ngaji di Ngawi ditangkap polisi atas kasus pencabulan santriwati. Pelaku berinsial R warga Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi ini diringkus setelah mencabuli delapan orang santriwati.

Kasus pencabulan ini terungkap setelah salah seorang korban mengadu kepada orang tuanya. Selanjutnya orang tua korban melapor polisi dan dilakukan penangkapan.

Kasat Reskrim Polres Ngawi, AKP Toni Hermawan mengatakan, kedelapan korban merupakan santri di rumah pelaku. Setiap hari mereka datang ke rumah pelaku untuk mengaji.

"Modusnya, setelah mengaji mereka dirayu dan diajak ke kamar. Selanjutnya mereka dicabuli dengan cara dipegangi alat kelaminnya," katanya, Selasa (5/4/2022).

Toni mengatakan sementara ini jumlah korban yang melapor sebanyak delapan orang. Namun dia menduga masih ada korban lain yang belum melapor. Pasalnya tindakan bejat itu dilakukan pelaku sejak 2019 lalu. "Bahkan korban pertama cucunya sendiri yang sesama jenis," katanya. 

Atas kasus ini pelaku R telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan. Saat ini pelaku masih menjalani pemeriksaan di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Ngawi untuk pendalaman.

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
11 hari lalu

Kasus 4 Santri Terbakar di Lombok Tengah NTB, 2 Orang Ditetapkan Tersangka

11 hari lalu

Pelatih Renang di Kendari Ditangkap, Diduga Cabuli 4 Murid Laki-Laki Sesama Jenis

12 hari lalu

LPA Mataram Buka Suara soal Santri Korban Pembakaran Dicegat Temui Densu di Jakarta

12 hari lalu

Viral Santri Korban Pembakaran di Lombok Tengah Dicegat Temui Densu di Jakarta

14 hari lalu

Tragedi Santri Tewas Dibakar Senior di Lombok Tengah, Polisi Segera Tetapkan Tersangka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal