Geopark Ijen Resmi Jadi UNESCO Global Geopark, Kekayaan Alam Jatim Mendunia

Rizqa Leony Putri
Geopark Ijen Jawa Timur Indonesia resmi menjadi UNESCO Global Geopark (UGGp) dalam Konferensi Internasional ke-10 UGGp. (Foto: dok Pemprov Jatim)

Mulai dari penyusunan rencana pengembangan hingga evaluasi terhadap kegiatan pengembangan geopark. Selain itu, Gubernur Khofifah juga mengeluarkan Keputusan Gubernur No. 188/144/KPTS/013/2023 tentang Pengelola Geopark Ijen periode 2023-2024.

"Ada pula pula Geopark Youth Forum sebagai mitra dari Badan Pengelola Geopark. Tujuannya adalah agar semakin banyaknya kaum muda yang lebih peduli terhadap lingkungan dan perkembangan perekonomian kreatif di daerah asalnya,” ujarnya.

Kemudian pada tahun lalu, dalam proses assessment, Geopark Ijen memperoleh nilai tertinggi dengan skor 873. Hingga saat ini capaian skor tersebut masih merupakan capaian tertinggi, di antaranya aspiring UNESCO Global Geopark di Indonesia, yaitu Geopark Belitung dengan nilai skor 850, maupun Geopark Maros Pangkep dengan nilai skor 869.

Dengan ditetapkannya Geopark Ijen sebagai UGGp, Gubernur Khofifah berharap daya tarik wisata Gunung Ijen akan terdongkrak. Terutama untuk wisatawan mancanegara yang pada akhirnya juga berdampak pada perekonomian warga setempat dan Jawa Timur pada umumnya.

Terlebih, dengan adanya pengakuan dari UNESCO, maka seluruh situs geologi, budaya, dan hayati yang dimiliki Ijen akan dipromosikan langsung oleh UNESCO. Melalui upaya tersebut, diharapkan Ijen UGGp akan semakin dikenal luas secara internasional, dan meningkatkan kunjungan pariwisata.

"Semoga ini bisa mendongkrak kunjungan wisatawan mancanegara maupun Nusantara, sehingga dapat mendorong perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Jawa Timur," katanya.

Seperti diketahui, UNESCO Global Geopark (UGGp) merupakan salah satu program penting yang dilaksanakan oleh UNESCO dengan tujuan untuk melestarikan dan mengembangkan sumber daya geologi bumi. Program ini sangat penting, terutama untuk mengedukasi masyarakat tentang kekayaan geologi di sekitar mereka, dan betapa pentingnya sumber daya alam tersebut dalam kehidupan manusia.

Saat ini, terdapat dua geopark berstatus UGGp di Provinsi Jawa Timur, yakni Gunungsewu dan Ijen. Satu geopark berstatus nasional (Geopark Bojonegoro), dan beberapa berstatus aspiring untuk diajukan tingkat nasional.

Beberapa geopark yang berstatus aspiring untuk diajukan ke tingkat nasional tersebut di antaranya, yaitu Bromo Tengger Semeru (BTS) meliputi Kabupaten Malang, Pasuruan, Probolinggo, dan Lumajang. Kemudian, Bumi Manusia Wajak (Wajakensis) di Kabupaten Tulungagung,Trenggalek, serta Karst di Kabupaten Malang dan  Blitar. Lalu, terdapat Pulau Bawean Kabupaten Gresik, Geopark Kabupaten Magetan, dan Gunung Kelud di Kabupaten Kediri dan Blitar.

Editor : Rizqa Leony Putri
Artikel Terkait
57 tahun lalu

‎Pemkab Kotabaru Hadiri Open Base Jupiter Aerobatic Team, Dukung Diplomasi Dirgantara Indonesia

57 tahun lalu

Resmi Ditutup, Lomba Imtaq Kepemudaan Kotabaru 2026 Berlangsung Meriah

57 tahun lalu

Perkuat Layanan Kesehatan, Bupati Kotabaru Resmikan Ruang Kemoterapi RSUD Pangeran Jaya Sumitra

57 tahun lalu

Pemkab Kotabaru Gelar Public Communication Summit 2026, Perkuat Pengelolaan Isu di Era Digital

57 tahun lalu

Hotel 88 Kedungsari Surabaya Hadirkan Executive Family Room with Kids Play

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal