"Tadi masih ada api kecil di sebelah tangan kanannya. Bagian lainnya sudah gosong. Bajunya sudah ke bakar sebagian. Saya lihat tidak ada sandalnya," ucapnya.
Partono mengaku, awal dia menemukan jasad ketika mencium aroma gosong. Saat itu posisinya hanya berada beberapa meter di sekitar mayat. Partono yang penasaran langsung mencari sumber aroma dan menemukan jasad korban.
"Saya langsung teriak manggil teman saya (buruh tani). Soalnya kami ada 6 orang tadi. Lalu si Hartono bilang kalau mungkin itu boneka. Namun setelah melihatnya, dia langsung mencoba menghubungi kepala desa. Begitu ibu kades datang cek, dia langsung lapor polisi," katanya.
Saat ini, jasad perempuan tersebut sudah dievakuasi ke RSUD Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto. Polisi masih berupaya mengidentifikasi dan autopsi guna mengungkap identitas serta penyebab kematian korban.