BMKG memastikan gempa di Sumenep tidak berpotensi tsunami.
"Gempa tidak berpotensi tsunami," tulis BMKG dalam keterangan resminya.
Hasil analisis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menunjukkan pusat gempa bumi berada pada kedalaman 11 kilometer.
Episenter gempa berada pada titik koordinat 7.25 Lintang Selatan (LS) dan 114.22 Bujur Timur (BT) atau berlokasi 50 kilometer Tenggara, Sumeneo.
"Gempa Mag:6.5, 30-Sep-25 23:49:43 WIB, Lok:7.25 LS,114.22 BT (50 km Tenggara SUMENEP-JATIM), Kedlmn:11 Km," dikutip dari keterangan BMKG.
Hingga kini, BMKG menyebut belum ada laporan mengenai dampak kerusakan maupun korban akibat guncangan gempa tersebut. Meskipun begitu, masyarakat diimbau tetap tenang dan waspada terhadap kemungkinan gempa susulan.
"Disclaimer:Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data."