Gelar Turnamen ITF Widjojo Soejono, PB Pelti Harap Muncul Bibit Potensial

Lukman Hakim
PB Pelti mengapresiasi penyelenggaran turnamen tenis ITF Widjojo Soejono di Surabaya. (Foto: MPI/Lukman Hakim)

Dia berharap Turnamen Tenis ITF Widjojo Soejono ini bisa melahirkan bibit-bibit baru. Apalagi, PB Pelti punya kebijakan menurunkan pemain junior di tim Davis Indonesia. Kebijakan PB di setiap piala Davis, maka tim Davis harus disertakan satu pemain junior. "Langkah ini sebagai regenerasi atlet, agar ke depan kita tidak akan kehabisan atlet,” katanya.

Karena itu, Rildo meminta para pemain junior Indonesia bisa memanfaatkan even ini untuk mengasah kemampuan dan bisa meraih prestasi. Sebab, event ini diikuti oleh banyak pemain luar negeri.

Sejauh ini, Rido menilai pembinaan pemain junior di tanah air susah bagus. “Saya sudah keliling daerah daerah dan minta supaya disiapkan petenis junior,” ujarnya.

Diketahui, Turnamen Tenis ITF Junior Widjojo Soejono XXXIX diikuti sekitar 500 petenis. 100 petenis diantaranya dari luar negeri. Antara lain, Vietnam, Singapura, Pilipina, Korea, Hongkong, Jepang, Australia, Thailand, Fuji, Malaysia, Perancis, Belanda dan tuan rumah Indonesia. 

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Turnamen Tenis ITF Widjojo Soejono Digelar usai Vakum 2 Tahun, Diikuti Ratusan Petenis

57 tahun lalu

Turnamen Tenis ITF Widjojo Soejono International Junior Championship, Indonesia Pasang Target Juara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal