Namun, semangat pantang menyerah dan keinginan untuk belajar menjadikan para peserta tetap serius dan berusaha mempraktekkan langsung.
Ketua DPD Partai Perindo Kota Malang Laily Fitriyah Liza Min Nelly mengungkapkan, ada puluhan peserta UMKM yang mengikuti pelatihan pembuatan video dan pengambilan produk, untuk dipasarkan tersebut.
Para peserta ini merupakan sebagian kecil dari banyak peserta yang sebelumnya tak diterima karena keterbatasan tempat. "Cuma kita batasi saja, peserta dari Kota Malang, karena waktunya kemarin juga nggak lama. ini kita pembinaan UMKM supaya lebih maju lagi," ujar perempuan yang biasa disapa Nelly itu.
Menurutnya, pandemi Covid-19 memaksa pelaku UMKM harus lebih kreatif tak hanya mengandalkan penjualan dan cara-cara promosi konvensional. Tetapi perlu tranformasi digital dengan mengedepankan pengemasan dan pemasaran secara online, yang berkualitas dan bisa menarik pembeli.
"Kadang banyak orang niat jualan niat produksi, tapi tidak bisa bagaimana caranya untuk online. Online hanya sekedar, karena foto dan gambar mempengaruhi penjualan. Ini bagian dari transformasi UMKM ke cara-cara digital, untuk menarik pembeli," katanya.
Cara ini diharapkan mampu membangkitkan potensi UMKM di Kota Malang yang sempat terpuruk imbas pandemi Covid-19 selama dua tahun berjalan. Tak hanya itu, pelaku UMKM juga diharapkan mampu memiliki ilmu dan ide baru mengembangkan usahanya untuk lebih maju lagi.
"Tujuan kita agar UMKM bangkit, karena habis dari terpuruk dua tahun kemarin lumayan ya, dengan adanya ini harapan saya pembinaan UMKM ini supaya lebih bangkit lagi," ucapnya.