Geger Kepala Sekolah Pukul 10 Siswa SD di Lumajang hingga Takut Sekolah, Ini Respons Wali Murid

Cucuk Donartono
Oknum kepala sekolah pukul 10 siswa SD di Lumajang hingga tak berani sekolah. (ilustrasi).

Karenanya, sepulang sekolah, mereka membeli cat yang akan digunakan membersihkan meja yang telah dicorat-coret.
Setelah membeli cat anak-anak tersebut kembali ke sekolah pada Jumat siang. Saat itu sekolah sudah tutup dan pagar terkunci.

"Tapi salah satu murid menaiki pagar untuk membuka pintu gerbang dan tidak sengaja mengenai atau menginjak lampu pagar sehingga pecah," ujarnya.

Keesokan harinya, pada Sabtu 27, kepala sekolah, Saiful makin marah mengetahui lampu pecah. Dia pun memanggil para siswa untuk dimintai keterangan atas pelaku yang memecahkan lampu tersebut.

"Anak-anak dipanggil satu-satu. Mereka dimintai keterangan, tentang pelaku pemecahan lampu. Tapi tak satu pun siswa mengaku. Kondisi ini membuat Saiful makin emosi dan memukul para siswa di bagian wajah," tuturnya.

Pemukulan inilah yang membuat para wali murid marah. Selain karena menyebabkan memar di wajah, para siswa juga ketakutan dan tidak mau sekolah. "Hari ini mereka ini melaporkan ke kami. Ada sekitar 30 orang. Mereka semua melaporkan kepala sekolah," tuturnya.
 
Atas kasus inilah Dinas Pendidikan Lumajang langsung turun tangan. Pihaknya memanggil kepala sekolah dan orang tua murid untuk mediasi. Hasilnya, disepakati, Saiful selaku Kepala Sekolah SD Negeri Tempeh Lor 2 meminta maaf kepada wali murid dan berjanji tidak akan mengulangi lagi perbuatnnya. Sementara wali murid juga tidak menuntut secara hukum.

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terungkap! Ini Alasan Belasan Kepsek di Muaro Jambi Mundur usai 2 Hari Dilantik

57 tahun lalu

Belasan Kepala Sekolah di Muaro Jambi Mundur 2 Hari Usai Dilantik

57 tahun lalu

Viral Siswa SD di Pemalang 2 Bulan Tak Sekolah usai Ortu Kritik di Media Sosial

57 tahun lalu

Ruang Kelas SMPN 1 Gedangan Sidoarjo Ambruk, Puluhan Siswa Dipindah ke Laboratorium

57 tahun lalu

Perjuangan Siswa di Flotim, Jalan Kaki 5 Kilometer ke Sekolah akibat Akses Tak Layak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal