Embun Upas di Kawasan Wisata Bromo, BPBD: Aman Tak Rusak Ekosistem  

Avirista Midaada
Tanaman di kawasan wisata Gunung Bromo tertutup embun upas. (istimewa).

LUMAJANG, iNews.id - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang memastikan embun upas (frost) tidak berbahaya bagi tanaman maupun ekosistem sekitar. Pasalnya embun es tersebut hanya muncul beberapa saat dan akan mencair begitu terkena sinar matahari. 

Kabid Penanggulangan Bencana BPBD Kabupaten Lumajang Wawan Hadi menuturkan, embun upas merupakan fenomena tahunan. Embun es biasa muncul di kawasan wisata Bromo Tengger Semeru (BTS) saat musim kemarau. 

"Kalau cuaca ekstrem dan suhu 0 atau bahkan minus atau 0 sampai 5 derajat celsius, itu pasti muncul embun es. Ini tidak berbahaya. Sebab, akan mencair sekitar pukul 09.00-10.00 WIB," kata Wawan Hadi, Senin (2/8/2021).

Wawan mengatakan, embun upas biasa menyelimuti tanaman-tanaman yang ada di kawasan BTS. Dari laporan yang diterima dan observasi di lapangan munculnya fenomena frost ini terjadi di kawasan Ranupani, Kabupaten Lumajang.

"Untuk sementara di Ranupani. Saya sudah jaring komunikasi dengan relawan di Argosari, pasro Jambe, nihil. Untuk sementara di Ranupani," katanya. 

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Bocah di Cianjur Hilang 2 Hari Ternyata Tenggelam di Sungai, Pencarian Masih Dilakukan

57 tahun lalu

Detik-Detik Mencekam Angin Kencang Terjang Ngawi, Puluhan Rumah Rusak

57 tahun lalu

Wisata Gunung Bromo Ditutup Sementara, Ada Apa?

57 tahun lalu

Banjir dan Longsor Terjang Jembrana, BPBD Catat 7 Lokasi Bencana

57 tahun lalu

Puting Beliung Sapu 12 Kecamatan di Pasuruan, Puluhan Pohon Tumbang 15 Rumah Rusak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal