Emak-Emak Demo Protes Harga Sembako Mahal di DPRD Malang, Pukul Panci hingga Wajan

Avirista Midaada
Aksi demonstrasi massa yang didominasi emak-emak di depan Kantor DPRD Kota Malang. (Avirista Midaada / MPI)

Dia juga menyoroti bagaimana pelanggaran pemilu dan berdemokrasi terpampang nyata di depan mata. Tapi lembaga-lembaga negara yang muncul dari proses reformasi, seolah-olah tak berdaya dikendalikan penguasa yakni Presiden Joko Widodo.

"Rasanya sakit orang seperti saya, melihat demokrasi dibuat mainan, termasuk KPK, termasuk KPU, termasuk Bawaslu dibuat mainan saja," katanya.

Bahkan parahnya, kelahiran Mahkamah Konstitusi (MK) yang hadir dari semangat reformasi itu pun dijadikan ajang permainan elite politik untuk menguntungkan salah satu pasangan. Buktinya dengan mengubah aturan perundang-undangan pemilu demi memuluskan anak Jokowi, Gibran Rakabuming Raka menjadi calon wakil presiden (Cawapres) dampingi Prabowo Subianto.

"Mahkamah Konstitusi sekarang sudah dijadikan mainan, diobok-obok dan diubah aturan mainnya. Pemilu 2024 yang damai tapi rusak, rusaknya bukan dari coblosan tapi dimulai dari MK," ucapnya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
11 hari lalu

Geruduk Kantor Bupati Asahan, Aksi Demo Warga Protes Jalan Rusak Ricuh

24 hari lalu

Viral Emak-Emak Seorang Diri Berani Rekam Lapak Diduga Bandar Sabu di Labura

29 hari lalu

Aksi Demo Mahasiswa di Medan Memanas, Rantis Polisi Diadang Massa

1 bulan lalu

Demo Mahasiswa Amarah Brawijaya di DPRD Kota Malang Ricuh, Dipicu Bakar Bak

1 bulan lalu

Emak-Emak Turun ke Jalan Ikut Demo di Cirebon, Lantang Berorasi Sampaikan Aspirasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal