Kondisi jenazah sudah rusak, membengkak dan mengeluarkan aroma tidak sedap. Untuk memastikan identitas jenazah, petugas mendatangkan anak laki-laki korban.
"Dipastikan itu memang korban Suwito," kata Trisakti.
Di hari yang sama seorang awak Kapal Motor (KM) Alam Samudra 18 ditemukan meninggal dunia di perairan pantai selatan Popoh, Kecamatan Besuki Kabupaten Tulungagung. Yang bersangkutan diketahui bernama Evin Sebastian (24), warga Desa Sinangong Prenjeng Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan.
Korban yang baru bekerja 1,5 bulan dari kontrak enam bulan, meninggal di atas kapal yang dia awaki. Kematian korban diduga karena sakit. "Sebelum meninggal korban sempat masuk angin disertai batuk," kata Trisakti.
KM Alam Samudra 18 berlayar dari Pelabuhan Perikanan Nizam Zachman Jakarta mulai 29 Mei 2021. Di perairan Popoh, kapal berhenti untuk melakukan aktivitas pencarian ikan. Informasi yang dihimpun petugas, sebelum meninggal korban mengalami sakit sejak Minggu (20/6/2021).
Petugas lalu mengevakuasi jenazah korban ke Pelabuhan Popoh. Di pelabuhan, keluarga menyambut jenazah yang rencananya langsung dibawa ke Pekalongan. Kepada petugas, keluarga mengatakan korban sudah lama memiliki riwayat sakit batuk dan mudah lelah.
Menurut Trisakti, dari hasil pemeriksaan, petugas juga tidak menemukan tanda bekas kekerasan. Atas dasar itu keluarga menerima peristiwa yang terjadi sebagai musibah. "Dalam pemeriksaan tidak ditemukan tanda bekas kekerasan," kata Trisakti.