Dramatis, Ibu Ini Tarik Anaknya yang Cacat ke Atas Bukit Agar Selamat dari Awan Panas Semeru 

Yuswantoro
Cucuk Donartono
Ngagtri bersama anaknya yang cacat setelah selamat dari awan panas Gunung Semeru. (Foto: iNews.id/Cucuk Donartono).

Warga Dusun Kajarkuning, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang ini mengaku kondisinya dan anaknya sudah hampir telanjang, karena harus berguling-guling di perbukitan.

Putra keduanya yang kini berusia 25 tahun tersebut, tak dapat berjalan kaki sendiri, sehingga Ngatri terkadang harus menggendongnya menuruni bukit menuju tempat yang aman dengan cepat, karena terus dikejar awan panas Gunung Semeru.

Janda dua anak ini, harus bertauh nyawa menyelamatkan dirinya dan puteranya di tengah situasi gelap dan ancaman terjangan lahar Gunung Semeru. "Saya tarik anak saya seperti sapi melewati jurang yang penuh airnya, karena jalan itu lebih dekat," tutur Ngatri.

Dengan keterbatasan fisiknya, dia terus berupaya menarik puteranya menuju tempat aman. Ngatri mengaku tak dapat melihat apa-apa di sekitarnya, dan para tetangganya sudah lari terlebih dahulu menyelamatkan diri.

Usai mencapai perbukitan dengan cara mendorong anaknya pakai kepala, Ngatri kebingungan untuk menuruni bukit tersebut, karena harus membawa anaknya yang mengalami keterbatasan fisik. "Beruntung ada tetangga yang mau menolong, dan membantu menggendong anak saya," tuturnya.

Kini Ngatri dan puteranya tinggal di tempat pengungsian, namun dia masih trauma dengan erupsi Gunung Semeru. Rumahnya hancur lebur tak bersisa. Bahkan, akibat trauma itu dia tak ingin kembali lagi ke rumahnya. Kalau pemerintah memberikannya tempat relokasi, dia akan ikut saja.

Erupsi Gunung Semeru, telah meluluhlantakkan sejumlah desa di wilayah Kecamatan Pronojiwo, dan Kecamatan Candipuro. Hingga kini, korban hilang akibat terjangan material vulkanik masih ada yang belum ditemukan. Warga yang menjadi korban, ingin direlokasi ke tempat yang lebih aman, dan meninggalkan dusunnya yang kini terkubur abu.

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gunung Dukono di Maluku Utara Erupsi, Muntahkan Abu Vulkanik 1.200 Meter

57 tahun lalu

Gunung Semeru Meletus 18 Kali dalam 6 Jam, BPBD Lumajang Siagakan Personel

57 tahun lalu

Gunung Marapi Erupsi Lagi, PVMBG Tetapkan Zona Bahaya 3 Km

57 tahun lalu

Gunung Lewotobi Laki-Laki Kembali Semburkan Abu 1.000 Meter, Status Siaga

57 tahun lalu

Gunung Semeru Erupsi Muntahkan Abu Vulkanik 800 Meter, Waspadai Awan Panas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal