Dokter: Kondisi Korban Tewas Ke-135 Tragedi Kanjuruhan Diperburuk Covid-19

Avirista Midaada
Kondisi korban tewas ke-135 Tragedi Kanjuruhan yang meninggal dunia akibat mengalami multi trauma diperburuk oleh gejala Covid-19. (Foto: Antara)

Di sisi lain Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Malang Wijanto Widjojo menyatakan, ada sejumlah luka dan trauma pada tubuh korban tewas ke-135 Tragedi Kanjuruhan. Trauma yang dialami mulai dari pembengkakan dan luka di otak, kegagalan pernapasan atau respiratory, infeksi yang luas termasuk di paru-paru, hingga luka patah tulang.

"Jadi semuanya ini biasanya kompleks, mana yang duluan itu yang sama-sama kita nggak bisa prediksi, itu juga karena Covid-nya juga bisa, parunya juga terinfeksi, kena Covid-19 lagi, orang yang normal sehat saja kena Covid-19 bisa napasnya setengah mati," ucap Wijanto.

Secara total, Farzah dirawat di rumah sakit selama 22 hari sejak masuk pada Minggu (2/10/2022) dan dinyatakan meninggal dunia pada Minggu (23/10/2022) pukul 22.50 WIB.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Update Ledakan Bom Peninggalan Perang di Biak, 6 Korban Tewas dan 3 Orang Masih Hilang

57 tahun lalu

Pilu! 5 Korban Tewas Ledakan Bom PD II di Biak Dimakamkan dalam Satu Liang Lahat

57 tahun lalu

Terungkap! Ini Identitas 5 Korban Tewas Ledakan Bom Peninggalan PD II di Biak Papua

57 tahun lalu

Identitas Korban Tewas dan Luka Kecelakaan Jip Wisata Bromo, Ini Nama-namanya

57 tahun lalu

Viral Pemuda Tewas Dikira Dibegal di Pantura Cirebon, Ternyata Korban Kecelakaan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal