Dianggap Tak Hafal Pancasila karena Keselip Lidah, PKB Tolak Pengunduran Diri Ketua DPRD Lumajang

Avirista Midaada
Ketua DPRD Lumajang Anang Akhmad Syaifuddin. (Foto: Ist)

SURABAYA, iNews.id - DPW PKB Jawa Timur menolak pengunduran diri Anang Akhmad Syaifuddin dari jabatan Ketua DPRD Kabupaten Lumajang. Pasalnya, PKB menilai kesalahan Anang dalam melafalkan teks Pancasila hanya keselip lidah

Selain itu, syarat untuk menjadi anggota dewan adalah bukan hafal Pancasila, melainkan bisa mengamalkan dan menerapkan nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Salah satunya harus memiliki surat keterangan berkelakuan baik dari kepolisian.

"DPW sudah memutuskan menolak (pengunduran diri Anang dari Ketua DPRD Lumajang). Mas Anang menerima atau tidak itu hak beliau ya," kata Sekretaris DPW PKB Jawa Timur, Anik Maslachah, Senin (26/9/2022).

Anik mengungkapkan, banyak elemen masyarakat yang menolak pengunduran diri Anang. Masyarakat itu berasal dari kalangan pejabat desa hingga anggota NU.

Seperti kepala desa, jajaran syuriah Nahdlatul Ulama (NU), kolega yang ada di DPRD Lumajang, hingga kelompok perempuan. Penolakan mereka, sebut Anik, menunjukkan masyarakat memahami peristiwa tersebut terjadi semata karena kealpaan Anang.

"Kami juga mengapresiasi Mas Anang yang dengan gentlemen minta maaf dan mengakui kesalahan," ujar Anik.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Legislator Perindo Ajak Masyarakat Tapanuli Raya Jadikan Keberagaman sebagai Kekuatan Bangsa

57 tahun lalu

Kisah Inspiratif Dokter Yusuf Nugraha di Cianjur, Berobat Gratis Cukup Hafal Pancasila

57 tahun lalu

Kepala BPIP Kenang Sosok Romo Benny, Pribadi Tak Kenal Lelah Bekerja untuk Negara

57 tahun lalu

Profil Luluk Nur Hamidah, Calon Gubernur Jatim Diusung PKB

57 tahun lalu

Thoriqul Haq Eks Bupati Lumajang Diperiksa Polda Jatim soal Dana Bantuan Erupsi Semeru

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal