Saat hendak memanaskan mobil kedua, sopir diduga tidak mengetahui posisi transmisi kendaraan masih berada di gigi satu. Kondisi itu membuat kendaraan langsung melonjak ketika mesin menyala.
"Jadi saat dinyalakan mobil kedua tidak hidup. Begitu menyala langsung digas dan menabraklah," katanya.
Dalam hitungan detik, mobil melaju ke depan dan tidak sempat dikendalikan. Kendaraan kemudian menghantam tembok kantor SPPG hingga menimbulkan suara benturan keras.
Akibat kejadian tersebut, bagian depan dan sisi mobil mengalami kerusakan cukup parah. Tembok bangunan juga rusak akibat terjangan kendaraan.
Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini. Saat kejadian, tidak ada orang yang berada di jalur laju kendaraan.
Polisi menyebut kecelakaan tunggal tersebut terjadi karena kelalaian. Sopir dinilai kurang berhati-hati saat memanaskan kendaraan.
"Kecelakaan karena lalai," ucapnya.