Khofifah juga mengimbau pelajar tingkat SMA, SMK maupun Aliyah tidak ikut aksi turun ke jalan, dan tetap belajar seperti hari-hari biasanya.
Orang nomor satu di Pemprov Jatim itu juga meminta kepada seluruh guru dan kepala sekolah tingkat menengah atas agar siswanya tetap belajar.
“Sudahlah berikan kesempatan kepada kakak-kakak mahasiswa saja, tetap dalam kesantunan, dalam ketertiban dan objektivitas dari aspirasi yang ingin disampaikan,” ujarnya.
Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan sebelumnya mengatakan, Polisi akan mengedepankan pendekatan persuasif untuk menjaga situasi kondusif saat pengamanan demonstrasi mahasiswa di depan Gedung DPRD Jatim.
Karena itu, Polda Jatim memastikan tidak ada penggunaan senjata berbahaya pada pengamanan demonstrasi mahasiswa di berbagai daerah di provinsi itu. Polisi tidak akan menggunakan peluru karet, apalagi peluru tajam saat pengamanan.