Selain aksi teatrikal, mereka juga membakar ban dan melempar semua foto para politikus yang sebelumnya dipasang di muka para masa yang melakukan aksi.
Sementara itu pantauan di lokasi, aksi yang dilakukan di depan pintu masuk Mapolrestabes Surabaya mendapat penjagaan ketat dari petugas. Aksi ini sempat membuat arus lalu lintas tersendat.
Wakapolda Jatim Brigjen Mohammad Iqbal yang menemui para massa mengatakan, aksi masyarakat ini akan diteruskan ke Mabes Polri untuk ditindaklanjuti. "Tuntutannya sudah kami terima dan akan kami teruskan ke Mabes Polri. Nanti dari Mabes Polri akan diteruskan ke Polda terkait, apakah proses hukum berada di Polda Metro Jaya atau Polda lain," kata Iqbal.