"Sudah jelas Suharso gak bisa mengurus partai. Suara PPP ini semakin tergerus, partai dirugikan. Kami minta Suharso mundur atau dicabut mandatnya saat Muktamar IX," kata Baihaqi di atas mobil komando.
Baihaqi mengungkapkan, Pemilu 2024 sudah dekat. Ia meminta partai berlambang ka'bah itu segera berbenah agar suara partai tidak semakin jatuh, apalagi tidak bisa menembus parliamentary threshold sebesar 4 persen.
"Kami ini semua dari PPP Surabaya mewakili Jatim. Sejak dipimpin Suharso, PPP tidak jelas arahnya, tidak ada peningkatan, malah tergerus suaranya," katanya.
Wakil Ketua DPW PPP Jatim, Achmad Silahudin berjanji meneruskan aspirasi dari massa Front P3. Selama aspirasi tersebut sifatnya membangun, pihaknya akan meneruskan ke pengurus pusat.
"Kita sebagai pengurus DPW sangat welcome asal untuk kebesaran partai. Apalagi mereka punya kepedulian juga untuk nasib partai di 2024," katanya.
Hal yang sama juga disampaikan Pembina Angkatan Muda Ka'bah (AMK) Jatim, Taufik Hidayat berkomitmen meneruskan aspirasi massa ke Jakarta.
"Tadi kita sudah audiensi, dan mereka menyerahkan berkas aspirasi mereka, untuk kita teruskan ke pusat," katanya.