Demi Wujudkan Indonesia Emas 2045, Pemkot Mojokerto Komitmen Menuju Zero Stunting

Anindita Trinoviana
Wali Kota Mojokerto sampaikan komitmen bersama dalam upaya mewujudkan zero stunting. (Foto: dok Pemkot Mojokerto)

Cara kerja yang demikian, oleh Ning Ita disebut sebagai sebuah program keroyokan. Dia meyakini bahwa hal tersebut akan membuat tujuan lebih cepat tercapai dari pada dilakukan masing-masing.

Wali Kota dan jajaran Forkopimda saat menyampaikankomitmen bersama Kota Mojokerto menuju zero stunting. (Foto: dok Pemkot Mojokerto)

Pada 2021, berdasarkan SSGI (Studi Status Gizi Indonesia), prevalensi stunting di Kota Mojokerto berada di angka 6,9. Angka tersebut merupakan terendah di Jawa Timur dan ke-2 di tingkat nasional.

Namun, Ning Ita meminta agar pihaknya tidak berpuas hati terhadap hasil tersebut, mengingat zero stunting adalah program nasional yang harus dicapai di seluruh daerah di Indonesia.

"Kota Mojokerto ingin bercita-cita menjadi daerah yang bisa mendukung menyukseskan program nasional yaitu mewujudkan sdm yang berkualitas, demi cita-cita nasional indonesia emas 2045," ucap Ning Ita.

Penandatanganan komitmen bersama antara Wali kota, DPRD dan Kepala Bappedalitbang. (Foto: dok Pemkot Mojokerto)

Senada dengan Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kota Mojokerto, dr. Triastutik Sri Prastini, Sp.A yang mengatakan jika kebutuhan gizi sangat berpengaruh pada tumbuh kembang anak.

"Terutama dalam 1000 hpk (hari pertama kehidupan). Mengingat masa tersebut adalah masa emas yang menentukan tumbuh kembang anak kedepannya secara signifikan," ujarnya.

Rembug Stunting ini menghadirkan narasumber dari tenaga ahli Pool Iney LGCB-ASR (Local Government Capacity Building for Acceleration of Stunting Reduction) Regional III Kemendagri, dengan narasumber pendamping Wakil Ketua 1 DPRD Kota Mojokerto Sony Basuki Rararjo, Agung Moeldjono S Kepala Bappedalitbang, dan dr. Triastuti Sri Prastini, Sp.A selaku Kepala DinkesP2KB. 

Editor : Anindita Trinoviana
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Bangkalan Fokus Perbaikan Gizi Anak, Muhammad Mosleh: Peran Komunitas Jadi Kunci Tekan Stunting 

57 tahun lalu

Cegah Stunting, Wamendagri Ingatkan Pemda soal Anggaran Tak Efisien

57 tahun lalu

Kisah Pilu Bocah di Lebak Stunting Berat karena Keterbatasan Ekonomi, Kondisinya Mengenaskan

57 tahun lalu

Mandiri Sahabat Desa Fokus pada 200 Keluarga Risiko Stunting di Yogyakarta

57 tahun lalu

Cegah Stunting, Posyandu Mawar Desa Ransang Terima Bantuan Susu dan Vitamin

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal