Dapat Hak Paten, Soto dan Nasi Boranan Resmi Milik Kabupaten Lamongan 

Abdul Wakhid
Nasi boranan, salah satu kuliner khas Lamongan yang telah mendapatkan hak paten. Kuliner ini banyak dijumpai di sejumlah jalan protokol di Kabupaten Lamongan. (Foto: iNews.id/Abdul Wachid).

Zamroni mengatakan, ada beberapa proses yang dilalui sebelum akhirnya turun sertifikat hak paten terhadap produk kuliner yang khas Lamongan ini. Beberapa proses tersebut, rinci Zamroni, di antaranya adanya waktu sanggah, apakah produk semacam ini ada yang sama dengan produk dari daerah lain atau tidak. 

"Setiap produk yang didaftarkan ini memiliki kekhasan tersendiri. Seperti Nasi Boranan di daerah lain kan ndak ada, di Lamongan juga ikannya khas. Soto Lamongan juga lain dengan soto dari daerah lain," katanya. 

Lalu, apa ciri khas dari kuliner Lamongan yang telah mengantongi hak paten itu? Untuk Nasi Boran adalah nasi khas Lamongan dan hanya bisa ditemui di Lamongan dengan lebih dari 190-an pedagang nasi boran yang ada di Lamongan. Bumbu Nasi Boran khas dari Lamongan mirip dengan bumbu cabai dan kelapa. 

Kekhasan lain dari nasi boran yakni lauknya, yaitu ikan sili atau lauk lainnya. "Sesuai dengan sertifikat hak paten tersebut, nasi boran adalah Nasi yang dibubuhi sambal yang mengandung ikan sili, bandeng, udang, ikan gabus, ayam, tahu, tempe ditambahkan dengan lauk-pauknya yang hanya bisa ditemukan di Lamongan dan tidak ada di daerah lain," tutur Zamroni. 

Untuk soto Lamongan, terang Zamroni, ciri paling menonjol adalah taburan koya-nya. soto Lamongan. Soto Lamongan ini memiliki kekhasan tersendiri dan lain jika dibandingkan dengan soto dari daerah lain. "Soto yang berisi irisan ayam, jeroan ayam, kulit ayam, telur, yang diberi koya, sambal dan jeruk
nipis," terangnya. 

Selain 2 kuliner khas Lamongan yang mengantongi hak paten itu, Lamongan juga tengah mengajukan dua lagi kuliner asal Lamongan yang sudah terkenal luas, yaitu tahu campur dan wingko Babat. "Tahu campur dan wingko Babat masih dalam pengajuan," katanya. 

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Nikmati Sensasi Makan Sepuasnya di Buffetlicious Aston Emidary Bangka!

57 tahun lalu

Kesan Presiden Afsel Usai Santap Kuliner Khas Nusantara Sulut hingga Kalsel di Istana

57 tahun lalu

3 Kuliner Purwokerto Malam Hari, Pas Buat Nongkrong Harga Ramah di Kantong

57 tahun lalu

Asal Usul Seblak yang Mendunia Dari Mana? Kini Dijadikan Alat Diplomasi Kuliner

57 tahun lalu

Aryaduta Menteng Kenalkan Executive Chef Baru Joko Tri Asmoro lewat SAPTA RASA

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal