Dandhy Laksono Ungkap Kru hingga Pemeran Film Dirty Vote Dapat Intimidasi

Avirista Midaada
Sutradara film Dirty Vote Dandhy Laksono saat diskusi 'Setelah Dirty Vote' di kampus Universitas Widyagama, Malang, Rabu (21/2/2024).(Foto: MPI)

MALANG, iNews.id - Sutradara film Dirty VoteDandhy Laksono mengungkapkan hampir semua kru film yang sempat menggemparkan publik jelang Pemilu 2024 mendapat sejumlah tekanan dan intimidasi. Bentuk intimidasi yang diterimanya tidak dalam bentuk fisik, tapi melalui ponsel.

Tak hanya Dandhy, beberapa kru, tim, hingga pemeran film tersebut juga mengalami hal serupa. Bentuk ancamannya pun nyaris sama.

"Beberapa kru dan para bintang filmnya, ada masalah dengan gadget," ucap Dandhy Laksono usai diskusi 'Setelah Dirty Vote' di kampus Universitas Widyagama, Malang, Rabu (21/2/2024).

Namun, Dandhy tak ingin menjelaskan dan membicarakannya lebih detail, karena semakin dibicarakan akan membuat mereka yang merasa ada korelasi dengan film ini.

"Kami nggak mau ngomongin itu, karena itu bagian dari teror, makin diomongin makin mereka merasa relevan," ungkap Dandhy.

Tak cuma intimidasi, Dandhy mengakui sudah ada tiga laporan ke polisi yang menyangkut film Dirty Vote yang disutradarainya. Ketiga laporan itu juga sudah diproses oleh polisi, tapi pada perjalanannya polisi melibatkan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) untuk mengkaji film itu.

"Saya menghormati semua proses hukum silakan. Saya juga bingung, teman-teman pengacara juga bingung, apa yang dilanggar sebenarnya, karena pakai undang-undang pemilu, lalu ternyata polisi mengarahkan ke Bawaslu, apa yang terjadi bahwa seluruhnya bilang yang belum nonton silakan nonton," paparnya.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ayah Korban Oknum Kiai Cabul di Pati Diintimidasi Ormas, Dipaksa Cabut Laporan

57 tahun lalu

Kajari Karo dan Kasi Pidsus Diklarifikasi Dugaan Intimidasi Amsal Sitepu, Singgung Brownies

57 tahun lalu

Viral! Ketua Komisi II DPRD Gorontalo Diintimidasi saat Sidak Tambang Emas

57 tahun lalu

4 Anggota Polisi Intimidasi Sukatani Masih Diperiksa Propam Polri, Ini Kata Kabid Humas

57 tahun lalu

Aktivis HAM Duga Band Sukatani Tarik Lagu Bayar Bayar Bayar karena Diintimidasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal