"Tahu-tahu atap runtuh dan mengenai kepala saya. Tadi sudah dibawa ke Puskesmas. Alhamdulillah tidak apa-apa," katanya.
Kepala Humas Unej, Agung, membenarkan insiden tersebut. Namun, dia menyebut, insiden tersebut menjadi tanggung jawab pelaksana proyek. Bukan pihak universitas. Pasalnya, pembangunan gedung masih dalam proses.
"Proyek ini masih dalam penanganan pelaksana. Maka, segala bentuk risiko kecelakaan maupun pemberian santunan dan pengobatan, berikut perbaikan rumah sepenuhnya menjadi tanggung jawab mereka," ujar dia.