Ciptakan E-Rice Detector, Mahasiswa UMM Bantu Petani Deteksi Penyakit Padi 

Avirista Midaada
Petani di Malang menunjukkan aplikasi E-Rice Detector buatan mahasiswa UMM, Selasa (31/8/2021). (Foto: Okezone/Avirista Midaada).

MALANG, iNews.id - Empat mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menciptakan aplikasi pemindai penyakit padi, E-Rice Detector. Lewat aplikasi ini petani bisa mendeteksi dan mengklasifikasi jenis penyakit yang sedang menyerang tanaman padi mereka. 

Keempat mahasiswa tersebut yakni Ulfah Nur Oktaviana, Tiara Intana Sari, Naufaldi Izad Firmana, dan Ricky Hendrawan dari jurusan Informatika, serta Alfian Dwi Khoirul Annas dari jurusan Agroteknologi. Keempat mahasiswa ini terpacu membantu para petani lewat aplikasi berbasis android yang mereka ciptakan. 

Ketua tim Ulfah Nur Oktaviana mengungkapkan, pembuatan aplikasi tersebut dilatarbelakangi seringnya petani merugi akibat hama padi. Sementara mereka tidak bisa mendeteksi dan mengatasinya. 

"E-Rice Detector dilengkapi dengan Sistem AI dengan metode Deep Learning. Dengan begitu, petani bisa mendeteksi adanya penyakit sehingga akan membantu mencegah terjadinya gagal panen,” ucap Ulfah, Selasa pagi (31/8/2021).

Ulfah, mengatakan, E-Rice Detector memiliki empat fitur unggulan. Pertama, Pindai Penyakit Padi yakni fitur utama yang disediakan. Nantinya, pengguna hanya perlu mengambil gambar daun padi dan memilih tombol centang. 

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Candaan Berujung Maut, Mahasiswa Tewas Ditembak Petani di Sumba Barat Daya NTT

57 tahun lalu

Tragis! Petani Tewas Tertabrak Kereta Api di Indramayu saat Cari Padi Sisa Panen

57 tahun lalu

Tragis! Niat Pasang Jebakan Tikus, Petani di Blora malah Tewas Tersetrum

57 tahun lalu

Dendam Lama Berujung Maut, Petani di Lampung Barat Tewas Ditembak dan Dibacok

57 tahun lalu

Petani di Manggarai NTT Semringah Hasil Pertanian Lokal Diserap MBG

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal