Cerita Raja Mataram Hanyakrawati Kesulitan Taklukkan Surabaya hingga Akhir Hayat

Avirista Midaada
Patung Suroboyo (hiu dan buaya) ikon Kota Surabaya di depan Kebun Binatang Surabaya. (Foto: dparagon).

Dikisahkan pada Babad Sengkala, Pangeran Hanyakrawati sendiri yang turun langsung memimpin penyerangan ke Surabaya. Sejarah mencatat tahun 1610 Mataram kembali menginvasi Surabaya untuk kedua kalinya, setelah sebelumnya di masa Panembahan Senopati. 

Perang tak terhindarkan, Hanyakrawati dan pasukannya merangsek masuk ke daerah perbatasan barat Surabaya, sebagai percobaan sekaligus untuk mengukur kekuatan Surabaya. Lalu pada tahun 1612 dilanjutkan serangan ke Lamongan, yang menjadi wilayah kekuasaan Surabaya lainnya. Serangan ini dipimpin oleh Adipati Martalaya, dari Kerajaan Mataram. 

Hingga tahun yang 1613, serangan Mataram kian dekat ke Surabaya. Pada tahun yang sama inilah Gresik berhasil ditaklukkan. Hal ini membuat Tuban dan Pati turut takluk ke Mataram. Serangan dalam waktu tiga tahun membuat Mataram memetakan kekuatan militer Surabaya, termasuk mengetahui titik-titik kelemahannya. 

Kondisi teritorial wilayah Surabaya yang banyak diliputi rawa, hutan dan benteng pertahanan bekas Kerajaan Majapahit, menjadikan Mataram bekerja keras. Tetapi ekspansi Mataram di bawah Hanyakrawati tidak berhasil menaklukkan Surabaya. Serangan-serangan prajurit Mataram hanya memperlemah perekonomian Surabaya saja, tetapi tidak bisa menaklukkan dan menjatuhkan kota tersebut. 

Perekonomian Surabaya merosot tajam karena daerah-daerah yang dulunya lumbung padi banyak jatuh ke tangan Mataram. Meksipun demikan, Surabaya secara politik masih tegak berdiri. Alhasil hingga akhir hayat Hanyakrawati, dia gagal menaklukkan Surabaya.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jambret iPhone WNA Jerman di Kota Lama Surabaya, Kedua Kaki Pemuda Ini Ditembak

57 tahun lalu

Tradisi Toron Idul Adha, Ribuan Warga Madura Padati Jembatan Suramadu Surabaya

57 tahun lalu

WNA India Ditemukan Tewas di Ruang Detensi Imigrasi Surabaya jelang Deportasi

57 tahun lalu

Remaja di Lampung Rekrut 2 Anak Jadi Terapis Plus-Plus di Surabaya, Diimingi Gaji Besar

57 tahun lalu

Kebakaran Gedung PPJT RSUD Dr Soetomo Surabaya Tewaskan Pasien, Asap Pekat dari Lantai 5

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal