Trauma mendalam masih dirasakan oleh Suli Amat. Bahkan, ketika inews tv mewawancarai, Suli meminta dibantu adiknya, Jumain untuk menjawab. "Kakak saya masih trauma. Sedih kehilangan menantu dan cucu. Anaknya juga terluka parah. Sekarang dirawat di RS Hasta Brata," kata Jumain, Sabtu (6/11/2021).
Jumain mengatakan, saat banjir datang, lima anggota keluarga tersebut sebenarnya hendak pergi. Namun, mereka terjebak aliran air yang cukup deras. "Mau keluar, tapi tiba-tiba air besar datang di samping kiri dan rumah langsung roboh. Semuanya tertimpa," katanya.
Tak hanya tertimpa mereka juga tereset arus deras bersama material lumpur dan kayu serta bebatuan. "Alhamulillah kakak saya. istri dan anaknya selamat, tapi luka parah," kata Jumain.
Sedangkan menantunya Feri serta cucunya ditemukan meninggal dunia. Dua korban bapak dan anak tersebut ditemukan di aliran sungai Desa Sidomulyo, Kecamatan Bumiaji, Jumat (5/11/2021), sekitar lima kilometer dari lokasi.
Diketahui, enam warga meninggal dunia akibat terseret banjir bandang Kota Batu. Sementara dua warga belum ditemukan. banjir juga merusak 17 unit rumah, 4 kandang ternak, 28 unit motor, 3 unit mobil hanyut dan 8 ekor hewan ternak hilang.