Cerita Ikan Bandeng yang Selalu Diburu Masyarakat Tionghoa saat Perayaan Imlek

Solichan Arif
Ikan bandeng menjadi menu wajib warga Tionghoa saat Imlek. (ilustrasi).

Sepasang ikan bandeng biasanya akan diserahkan kepada calon mertua. Hal itu akan membuat sang calon mertua bahagia.

Sebaliknya, kalau si calon menantu datang tanpa membawa sepasang ikan bandeng atau bahkan sengaja lupa, dia akan disambut raut cemberut calon mertua. "Bahkan kabarnya ada yang malah gagal menjadi menantu karena tak membawa sepasang ikan bandeng," kata Marcus AS dalam “Hari-hari Raya Tionghoa”.

Maklum, dalam tradisi kuno masyarakat Tionghoa, ikan bandeng menjadi bagian dari ritual sembahyang Sam Seng. Sembahyang Sam Seng atau tiga macam kurban merupakan ritual menyembahyangi arwah leluhur. 

Prosesi sembahyang berlangsung di meja sembahyang masing-masing. Menurut Marcus AS, dalam ritual persembahyangan lain di luar perayaan Imlek, ikan bandeng juga diperlukan.

"Saat orang Tionghoa sembahyang Ceng Beng pun terpakai (ikan bandeng) umumnya pada bulan Sha Gwee (bulan tiga Imlek) yang biasanya jatuh pada tanggal 5 April," tulisnya.

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Cap Go Meh Manado Dipadati Ribuan Warga, 10 Tangsin Tampilkan Atraksi Ekstrem

57 tahun lalu

Libur Panjang Isra Miraj dan Imlek, KAI Yogyakarta Siapkan 6 Kereta Tambahan

57 tahun lalu

Libur Panjang Isra Miraj dan Imlek, Ratusan Polisi Dikerahkan Antisipasi Macet di Bandung

57 tahun lalu

Kisah Cheng Ho, Penjelajah China yang Bentuk Komunitas Tionghoa Islam Pertama di Nusantara

57 tahun lalu

Awal Mula Masuknya Tionghoa di Malang hingga Sejarah Kelenteng Eng An Kiong

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal