Cerita Haru Tukang Becak Asal Sampang Berangkat Haji setelah Menabung 10 Tahun

Lukman Hakim
Holili Addrae Sae saat di rumah sebelum berangkat ke tanah suci. (istimewa)

Bermodal keyakinan, kedua pasangan suami istri itu mendaftar haji pada tahun 2011. Namun Allah berkehendak lain, istrinya meninggal dunia pada tahun 2019 karena sakit, sebelum ia dihubungi pelunasan haji pada tahun 2020.

"Istri saya meninggal beberapa bulan sebelum penatapan, tahun 2020 dikonfirmasi berangkat, tapi karena pandemi jadi ditunda, dan alhamdulillah bisa berangkat tahun ini. Meski istri saya sudah meninggal, tapi niat saya tetap haji bersama istri," katanya. 

Sepeninggal istrinya, Holili sempat menawarkan kedua anaknya untuk mengganti porsi haji sang istri. Namun keduanya menolak. Lalu Holili memilih mengambil tabungan haji almarhumah untuk dipergunakan sebagai biaya menghajikan mendiang istrinya di tanah suci.

"Uang tabungannya sampai saat ini masih utuh, saya titipkan agar tidak saya pergunakan. Uang itu untuk haji badal istri saya karena di tanah suci harus bayar orang untuk menghajikan. Mohon doa semoga saya dan istri dijadikan haji mabrur," katanya.

Namun di tengah kebahagiaan yang dirasakan, Holili  mengaku sedih dan bingung. Karena tidak memiliki sepersen pun uang untuk bekal ke Tanah Suci yang rencananya berangkat 16 Juni 2022 ini. Bahkan ia tidak bisa untuk turut mendaftar ke Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) yang ada di Sampang.

"Saya sudah tidak punya tabungan lagi mas, apalagi buat bekal untuk ikut jadi rombongan KBIH saja tidak mampu membayar," ujar Holili.

Atas izin Allah, salah satu KBIH di Sampang tergerak hatinya dan mengajak Holili bergabung tanpa dipungut biaya apapun. Selama proses persiapan pemberangkatan, Holili mengaku selalu menggunakan becaknya setiap kali mengikuti pelatihan, manasik haji  dan mengurus persiapan lainnya. "Karena becak itu satu-satunya kendaraan yang saya miliki," katanya. 

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Cemburu Berujung Maut! Suami di Kebumen Aniaya Istri dan Mertua hingga Tewas

57 tahun lalu

Kisah Haru Nenek Penjual Tempe di Kuningan Berangkat Haji usai Nabung 25 Tahun

57 tahun lalu

Nabung 50 Tahun, Nenek 22 Cucu Penjual Cilok di Pasuruan Berangkat Haji

57 tahun lalu

Dilarang Beroperasi saat Arus Mudik, Tukang Becak di Cirebon Tagih Kompensasi

57 tahun lalu

Sadis! Suami Bunuh Istri di Bandung gegara Tersinggung saat Bertengkar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal