Tak menyadari adanya senjata lain, Aiptu Agus terkena beberapa tebasan pelaku secara brutal. Pelaku berhasil melepaskan diri dan naik ke meja kemudian melompat menyerang anggota lainnya Briptu Henri.
Keduanya bergelut hingga terjatuh. Saat itu seorang anggota lain datang membantu dan mereka berdua akhirnya benar-benar melumpuhkan pelaku yang langsung diamankan.
“Jadi serangan ini sudah sangat jelas dalam rekaman CCTV. Kami juga akan kumpulkan rekaman dari sudut lainnya untuk melengkapi berkas penyidikan,” ujar Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera, Minggu (18/8/2019).
Menurutnya kasus ini ditangani Densus 88, Polda Jatim sepenuhnya mendukung penuh untuk penanganannya. Seperti bukti CCTV, identitas pelaku dan hal lainnya untuk kepentingan penyidikan.
“Atas kejadian ini sesuai instruksi Pak Kapolda keamanan polsek jajaran ditingkatan. Hanya itu, tak ada status siaga ataupun waspada,” katanya.
Diketahui, pelaku Imam Mustofa (30), warga Kabupaten Sumenep Madura, Jawa Timur (Jatim), menyerang anggota SPKT Polsek Wonokromo pada Sabtu (17/8/2019). Dua anggota terluka dan polisi kini menahannya.
Selain pelaku, polisi juga menyita clurit, pisau, senjata api gas hitam, serta katapel lengkap dengan amunisi kelereng. Hasil penyelidikan polisi, pelaku sengaja menyiapkan senjata untuk penyerangan di Mapolsek Wonokromo.