Cari Tahu Penyebab Kecelakaan, Potongan Bangkai Pesawat TNI AU Akan Dirangkai Kembali 

Avirista Midaada
Kondisi pesawat Super Tucano milik TNI AU yang jatuh di Pasuruan, Jawa Timur. (Foto: Avirista Midaada).

MALANG, iNews.id - Bangkai pesawatTNI AU yang jatuh di Pasuruan belum seluruhnya berhasil dievakuasi. Sulitnya medan dan cuaca yang terkadang tak bersahabat menjadi kendala proses evakuasi pesawat jenis Super Tucano itu.

Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Kadispenau) Marsekal Pertama (Marsma) TNI R. Agung Sasongkojati mengatakan, proses pengambilan bangkai pesawat dilakukan secara manual dengan cara dipotong-potong manual dan diangkut dengan orang. 

"Sudah beberapa bagian yang sudah diangkut, yang diangkut di antara lain mesin, terus ngangkut propeller (baling-baling), senjata, terus tangki bahan bakar, untuk yang lain belum, nggak bisa," ujar Marsma TNI R. Agung saat dihubungi melalui telepon, Senin siang (20/11/2023). 

Sulitnya medan, kata dia membuat skema evakuasi dengan helikopter tidak dilakukan.

"Diangkut manual, tidak bisa pesawat helikopter, tidak menjangkau untuk helikopter di area lembah, bisa mendorong - dorong ke bawah (turbulensi) itu berbahaya sekali," katanya.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Dramatis! Jenazah Korban Helikopter Jatuh Dievakuasi dengan Heli Caracal TNI AU

57 tahun lalu

Penampakan Pesawat Tempur dan Helikopter TNI AU Mendarat di Tol Trans Sumatera

57 tahun lalu

Pesawat Tempur F-16 dan Super Tucano Uji Coba di Tol Trans Sumatera, Ini Kata KSAU

57 tahun lalu

Pesawat Jet Tempur TNI AU Mendarat di Tol Trans Sumatera, F-16 dan Super Tucano

57 tahun lalu

Penyaluran Bantuan Korban Banjir di Sumatera Melalui Pesawat TNI AU Terkendala Jaringan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal