Kanit Laka Lantas Polres Mojokerto Iptu Wihandoko mengatakan, rombongan wisatawan asal Pasuruan itu baru pulang dari wisata di kawasan Banyu Panas Cangar, Kota Batu.
Saat kembali ke Pasuruan, sopir atas nama Abdul Gofar (37) sudah diperingatkan warga untuk tidak lewat Pacet.
“Namun, sang sopir tidak menghiraukan dan tetap nekat lewat turunan tajam Pacet. Tiba di tikungan bus mengalami rem blong dan dibanting ke tebing jalan hingga bus terguling,” katanya.
Dia menambahkan, saat perjalanan sopir sebenarnya sudah merasa ada kejanggalan pada rem bus. “Saat (rem) blong, sopir berusaha menabrakan ke tebing dan tidak membawa hasil. Sehingga ban naik ke atas lalu bus terguling. Korban meninggal dunia satu orang dan 34 penumpang luka-luka,” katanya.
Dari pemeriksaan pengemudi Abdul Ghofar mengakui jika bus mengalami rem blong.
Petugas Satlantas Polres Mojokerto sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi mata.