Bukan Pemimpin Biasa! Hayam Wuruk Raja Majapahit Dinilai Suci dan Titisan Dewa

Avirista Midaada
Raja Majapahit Hayam Wuruk. (Foto: Ist)

Dalam Pupuh 67/3, disebutkan adanya upacara selamatan untuk memperingati Rajapatni yang menunjukkan sisi kemanusiaan sang raja. Pupuh 68/5 memuji kemampuannya menyatukan kembali dua kerajaan warisan Airlangga yang telah lama terpisah.

Selain itu, Pupuh 91/3 hingga 91/9 mencatat keberpihakan Hayam Wuruk terhadap dunia seni dan budaya. Dunia kesenian mendapatkan tempat khusus dalam kerajaannya. Ini mencerminkan pemikiran terbuka dan kepedulian sang raja terhadap warisan budaya.

Salah satu pujian paling tinggi diberikan dalam pupuh yang menyebut Hayam Wuruk sebagai titisan Batara Siwa. Disebutkan, siapa pun yang tewas oleh perintah raja, dosanya akan hilang seolah telah mencapai moksha.

Penegasan ini menunjukkan bahwa rakyat memandang sang raja sebagai figur suci dan tak terpisahkan dari nilai keagamaan.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Misteri Desa Kamalasana, Tempat Sunyi Lahirnya Nagarakretagama Catatan Sejarah Majapahit

57 tahun lalu

Terungkap! Bangunan Suci Majapahit yang Hilang Dicatat Lengkap dalam Nagarakretagama

57 tahun lalu

Gajah Mada Lengser, Kerajaan Majapahit Butuh 6 Pejabat Baru untuk Isi Kekosongan

57 tahun lalu

Asal Usul Raden Wijaya, Pendiri Majapahit Berdarah Campuran Sunda dan Jawa

57 tahun lalu

Janji Gajah Mada ke Gayatri, Lindungi Hayam Wuruk demi Masa Depan Majapahit

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal