Latif menyebut, jumlah buaya yang menampakkan diri itu tidak hanya satu ekor. Ada warga yang melihat dua ekor buaya sekaligus di Bengawan Solo. Satu berukuran besar dan satu lagi lebih kecil.
"Yang pertama muncul itu ukurannya sedang, tidak terlalu besar, seperti masih anakan. Terus muncul lagi yang besar, lebih besar dari jok sepeda motor," kata Latif.
Dia mengatakan, sejak munculnya buaya, warga Desa Parengan dan sekitarnya menjadi waswas. Banyak yang takut untuk beraktivitas di Bengawan Solo.
"Jadi sekarang orang-orang yang dekat Bengawan Solo ini takut. Biasanya kan banyak yang mancing dan nyuci, apalagi sekarang ini airnya jernih," katanya.
Latif berharap buaya yang menampakkan diri di Bengawan Solo Lamongan tersebut bisa segera dievakuasi agar warga Desa Parengan dan sekitarnya tidak merasa merasa takut dan khawatir.
"Kalau bisa ya ditangkap, biar masyarakat gak takut lagi ke bengawan. Soalnya takut ada apa-apa," ujar Latif.