Branding PKB untuk Fandi Utomo Wali Kota Surabaya Kian Masif

Ihya Ulumuddin
Sekretaris DPC PKB Mazlan Mansur. (Foto: iNews.id/Ihya' Ulumuddin)

SURABAYA, iNews.id - Branding Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) terhadap pencalonan Fandi Utomo sebagai calon Wali Kota Surabaya kian masif. Saat ini misalnya, seluruh jajaran pengurus di tingkat DPC hingga ranting mulai menyosialisasikan Fandi sebagai kandidat orang nomor satu di Surabaya. 

Sekretaris DPC PKB, Mazlan Mansur mengatakan, sosialisasi dilakukan atas instruksi DPP PKB. Intruksi itu berlaku untuk seluruh kader. Mereka diwajibkan bergerak untuk mengenalkan sosok Fandi. 

"Karenanya kami di Fraksi PKB DPRD Surabaya pun terus membangun kekuatan bersama untuk pemenangan PKB yakni pemenangan Jokowi-Ma`ruf sebagai presiden RI, memenangkan PKB di Pileg 2019 dan memenangkan Fandi utomo menjadi Wali Kota Surabaya," katanya, Kamis (19/9/2018).

Mazlan menuturkan, seluruh anggota fraksi PKB dan para caleg sudah bergerak membranding Fandi Utomo sebagai walikota surabaya. "Branding Fandi Utomo Wali Kota Surabaya dilakukan di semua lini dan tersistematis. Dikarenakan para kader yakin Fandi Utomo mampu melanjutkan dan meningkatkan kepemimpinan di Surabaya menjadi lebih baik," ucapnya.

Menurut Mazlan, jika ada anggota fraksi atau caleg yang tidak menjalankan itu akan dievaluasi oleh partai. Ini adalah instruksi dari Ketua Umum Muhaimin Iskandar.

Apalagi, pencalonan Fandi Utomo sebagai Wali Kota Surabaya juga merupakan tantangan dari Gubernur terpilih Khofifah Indar Parawansa. Dengan demikian PKB akan benar-benar serius bergerak untuk Fandi Utomo sebagai Calon Wali Kota Surabaya.

"Bahkan untuk mengawal branding Fandi Utomo Wali Kota Surabaya secara masif ini, kami juga melakukan Monitoring caleg maupun kader untuk mengetahui bergerak atau tidak," kata politisi yang duduk sebagai Ketua komisi B DPRD Surabaya ini.

Editor : Himas Puspito Putra
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jambret iPhone WNA Jerman di Kota Lama Surabaya, Kedua Kaki Pemuda Ini Ditembak

57 tahun lalu

Tradisi Toron Idul Adha, Ribuan Warga Madura Padati Jembatan Suramadu Surabaya

57 tahun lalu

WNA India Ditemukan Tewas di Ruang Detensi Imigrasi Surabaya jelang Deportasi

57 tahun lalu

Remaja di Lampung Rekrut 2 Anak Jadi Terapis Plus-Plus di Surabaya, Diimingi Gaji Besar

57 tahun lalu

Kebakaran Gedung PPJT RSUD Dr Soetomo Surabaya Tewaskan Pasien, Asap Pekat dari Lantai 5

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal