SURABAYA, iNews.id – Badan Pemenangan Provinsi (BPP) Prabowo-Sandi untuk Jawa Timur (Jatim) akhirnya mengaku kalah di provinsi ini. Berdasarkan hasil real count internal BPP, pasangan capres-cawapres Prabowo-Sandi kalah dari pasangan Jokowi-Ma’ruf.
Meski mengaku kalah, mereka mengklaim selisih kekalahan tersebut tidak terlalu besar. BPP juga tidak menyebut angka persentase selisih yang dimaksud. Beberapa kali awak media menanyakan selisih kekalahan tersebut, politisi Partai Gerindra ini tidak menjawab.
Alasannya, dia hanya mendasarkan penghitungannya pada formulir C-1 asli. Sementara formulir itu saat ini masih banyak dipakai untuk penghitungan suara di tingkat kecamatan dan kabupaten.
“Kami memang kalah (di Jawa Timur). Tetapi tipis, kalah tipis, kalah tipis memang kita. Tetapi akan kita lihat, kita akan pelajari terus potensi penggelembungan suara sangat masif sehingga kita sekarang lebih mengutamakan mengumpulkan C1,” kata Ketua BPP Jatim Soepriyatno, Kamis (25/4/2019).
Soepriyatno menyebut ada banyak kecurangan sehingga pasangan Prabowo-Sandi kalah di Jatim. Namun, Ketua DPD Gerindra Jatim ini tidak menunjukkan bukti kecurangan yang dimaksud.