BPIP Ingin Jadikan Bulan Wafatnya Gus Dur Hari Perdamaian Politik Indonesia

Solichan Arif
Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Prof Yudian Wahyudi saat ziarah ke makam Bung Karno di Blitar. (Foto: SINDOnews/Solichan Arif)

Dia memulai dari pembebasan Kota Mekkah yang disebutnya sebagai peristiwa sejarah revolusi pertama tanpa tetesan darah.

Pada hari peristiwa pembebasan Mekkah itu kemudian dikenang sebagai Hari kasih sayang. "Peristiwa revolusi pertama dalam sejarah yang tidak berdarah (Pembebasan Mekkah). Tidak ada darah menetes dan mengamnesti lawan lawannya," terang Yudian. 

Dalam konteks Indonesia, puncak politik lapangan Nabi Muhammad tersebut, kata Yudian, diteladani oleh Bung Karno dengan Proklamasi Kemerdekaan. Tidak ada darah yang tumpah dalam Proklamasi yang diterjemahkan sebagai peristiwa revolusi. Padahal Bung Karno menurut Yudian tidak hanya memerdekakan negara kecil. Tapi juga menyatukan 40 negara atau kerajaan di bawah Pancasila. 

"Ternyata Bung Karno umat Islam yang paling berhasil meneladani puncak politik lapangan Rasulullah," papar Yudian. Nabi Muhammad juga memiliki Piagam Madinah dengan cita cita masyarakat majemuk. Spirit masyarakat majemuk itu, kata Yudian dalam tanda petik adalah Pancasila. 

Kemudian dalam perjalanannya, masyarakat Indonesia mendaulat Gus Dur yang wafat 30 Desember sebagai Bapak Pluralisme Indonesia. 

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Heboh! Dugaan Jual Beli Sel Mewah Lapas Blitar Rp100 Juta, Penasaran Apa Saja Fasilitasnya?

57 tahun lalu

4 Orang Sekeluarga asal Blitar Tewas Kecelakaan di Probolinggo, Dimakamkan 1 Liang Lahat

57 tahun lalu

Gus Dur Resmi Pahlawan Nasional, Keluarga dan Pesantren di Jombang Sujud Syukur

57 tahun lalu

Prihatin Penahanan Aktivis, Sinta Nuriyah: Mereka Anak Bangsa Berjuang untuk Kemanusiaan

57 tahun lalu

Identitas Pemotor Tewas Tabrakan dengan Truk di Tulungagung, Warga Blitar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal