Budiono mengatakan, dirinya sudah melihat langsung upaya penanganan Covid-19 di wilayah itu. Sejumlah pihak, mulai dari pemerintah, tokoh masyarakat, hingga forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) bahu membahu memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pencegahan Covid-19.
“Semua menjalankan protokol kesehatan dengan baik. Hasilnya, klaster pasar bisa ditekan. Sekarang bisa kita lihat baik kasus positif, ODP (Orang Dalam Pengawasan), OTG (Orang Tanpa Gejala) hingga Pasien Dalam Pengawasan (PDP) saat ini melandai. Kami memberikan apresiasi atas keberhasilan ini,” katanya.
Apresiasi sama juga diberikan Kapolda Jatim Irjen Pol Fadil Imran saat mengunjungi Kampung Tangguh di Bojonegoro. Fadil menyebut, Kampung Tangguh di Bojonegoro sangat efektif menekan kasus Covid-19.
“Apa yang dikatakan Bu Gubernur tentang 3 T yaitu testing, tracking dan treatment serta isolasi benar-benar dilakukan di Bojonegoro. Bahkan di sini, ODP maupun PDP bisa dipantau melalui aplikasi bernama BoSe (Bojonegoro Sehat),” katanya.
Melalui aplikasi buatan Bhabin Kamtibmas tersebut, keberadaan ODP dan PDP bisa dipantau melalui video call. “Sekarang, di wilayah tersebut tidak ada penderita baru. Kecenderungan penyebarannya melandai. Ini patut diapresiasi,” katanya.